"Rashi merasa seakan diempaskan dari langit ke bumi. Deadly Score, judul Webtoon karyanya, akan diputus kontrak tayang hanya karena terdapat adegan berdarah-darah dan dianggap sadis. Editor naskahnya menyarankannya untuk tidak lagi menulis komik horor thriller dan berganti genre romance remaja.
Romansa remaja sangat jauh dari hidupnya, bagaimana bisa dia menuliskannya? Kakak kembarnya saja superprotektif dan tidak pernah membiarkan satu pun cowok mendekatinya.
Namun, Ansel, sahabatnya, merencanakan satu ide agar Rashi bisa merasakan indahnya cinta masa remaja. Rencana itu adalah menyamar jadi anak.
Dalam samaran itu, Rashi bertemu seorang cowok SMA yang gantengnya bikin follower Instagram-nya seperti orang gila. Dialah Juno, selebgram dadakan yang memiliki muka dan perawakan nyaris sempurna, yang akan menjadi inspirasi ceritanya.
Ketika segala skenario mulai berjalan sempurna, di situlah Ansel menyesali idenya dan dia mulai menyadari perasaannya pada Rashi."
"Big news!
Raka membalas perasaan Briana. Ya, Raka, ketua OSIS yang digandrungi banyak siswi di sekolah. Raka yang juga pacar Tara, sahabat baiknya! Eh, bukankah itu artinya Briana merebut pacar sahabatnya sendiri? Ah, entahlah! Meski Raka mengaku juga menyukai Briana, cowok itu belum bisa putus dari Tara. Saat study tour, Raka berjanji akan membuat hubungan mereka jelas.
Sayangnya, saat semua pertanyaan akan terjawab, Briana mengalami kecelakaan di India. Anehnya sejak kecelakaan Briana kesulitan mengingat hal yang terjadi belakangan ini. Lebih menyebalkan lagi, Mama malah memindahkan Briana ke sekolah lain di Bandung—jauh dari Raka, Tara, dan teman-teman dekatnya.
Seolah semuanya belum cukup, di sekolah barunya Briana dihadapkan pada drama yang menyebalkan. Ben, cowok ketua klub penyiaran yang caper dan ngotot merekrut Briana jadi anggota! Belum lagi ada Alisha, si cewek sok berkuasa, yang memintanya untuk menjauhi Ben!
Semua seolah berjalan seperti semestinya peristiwa yang dialami cewek tujuh belas tahun. Sampai satu per satu keanehan mulai Briana rasakan. Kenapa keberadaan Raka masih misterius? Kenapa Mama dan abangnya tampak menyembunyikan sesuatu? Dan… benarkah Briana berusia tujuh belas tahun?"